Блог О пользователеwilderwilder1

Регистрация

 
ЯнварьФевральМартАпрельМайИюньИюльАвгустСентябрьОктябрьНоябрьДекабрь (2)
           
12345678910111213141516171819202122232425262728293031
 

Beberapa Trik Menang Judi Bola


Merenung perlombaan sepakbola kurang lengkap bila aku tidak menebak skor alias memprediksi team mana yang bakal menang, namun ada beberapa sesuatu yang harus di lihat dan dipertimbangkan agar di memprediksi kita tidak merosot. Berikut ini hal-hal yang pantas diperhatikan di cara menjangka skor festival sepakbola:

1. head to head: sejarah pertandingan ke-2 team dalam pertandingan persahabatan ataupun festival dalam mendekatkan gelar sarjana. 2. statistik terkini: 5 pertandingan buncit (menang, menurut, seri), julmlah mencetak serta kebobolan «gol», performa (konsisten / inkonsisten) 3. kerangkeng tandang: kerap kali team lemah siap menyulitkan terutama mengalahkan team kuat bila laga digelar dikandang team yang lembek. 4. prasarana: media guna sarana penggali informasi ke-2 team seringkali memberitakan sesuatu yang karakternya entertain (menarik), yang seakan-akan laga akan berlangsung ketat dan dingin. Namun hal tersebut salah apabila kita jadikan teladan untuk memprediksi 5. klik link Tanpa fanatik: hindari memilih satu buah team di dalam memprediksi, sebab ini dapat mempengaruhi cara berpikir kita 6. tanpa memaksakan pribadi: adakalanya satu pertandingan sulit diprediksi sampai presentase kontrol bagi ke-2 tim pikir Anda 50—50. Kalau sudah biasa begitu kepala dingin diri, hindari memaksakan muncul membuat prediksi. Dengan demikian presentase kejituan prediksi anda akan naik. 7. tokoh inti / pemain cidera 8. suasana dalam team 9. tatanan pelatih


 

Tutorial Melakukan Prediksi Dalam Pertandingan Bola


Saat menonton pertentangan sepakbola dalam layar paras kita sering disajikan kelakuan tebak skor yang dijalani para empu. Walau menarik, saya tidak percaya tumbuk skor adalah sesuatu yang seharusnya dikerjakan.

Kalau setimbal untuk fun and games bolehlah, tapi tentu gak perlu dianggap serius sebab tidak ada dasar logika yang cukup untuk menebak skor akhir sebuah pertandingan.

Tidak sama dengan menetak siapa menjimbit yang mau menang — atau kalau pertandingan mau berakhir dengan seri. Mereka seperti itu reguler saja dikerjakan, walau saat akhirnya sepak bola itu buntar sehingga pemimpin pun sering kali cela diprediksi. Kenapa? Karena tersedia tata caranya. Ada logikanya. Ada «di atas kertasnya».

Melalui tulisan ini beta akan sebarkan beberapa trik membuat perkiraan yang jitu. Bukan menandakan saya terus-menerus benar di dalam memprediksi satu buah pertandingan. Tentu saja tidak, meski pun dengan sedikit berbangga (sediiiikit saja) saya memiliki rekor kebenaran antisipasi yang semua tinggi: rata-rata 3 dari 4 prediksi saya serasi kenyataan.

2 bulan sebelum terjadi, saya memprediksi dengan terjadi All German final di Perkongsian Champions. Dalam final, tergolong di depan beribu-ribu warga Surabaya yang membanjiri sebuah kalender nonton menyerentakkan, saya meneka Bayern Munich akan meruntuhkan Borussia Dortmund, dengan skor akhir 2—1, dan Arjen Robben sebagai penentu kemajuan. Sebelum ini saya pula meyakini jika Atletico Madrid akan merajin Copa Del Rey. Final, saya mengira Belanda mau mengalahkan Nusantara dengan skor 3—0.

Yang ingin beta tekankan di sini adalah; perkiraan bisa resmi bisa salah, tapi yang penting satu buah prediksi telak harus memiliki dasar pikiran atau analisa yang make sense. Tanpa analisa yang benar, satu buah prediksi hanyalah sebuah roll of the dice, sebuah keberuntungan semata.

Dengan analisa yang benar maka segmen keberuntungan makin kecil. Siapa pemenangnya tetap saja tidak mampu diprediksi secara 100%, makin prediksi menyerempet skor akhir. Akan tetapi, presentase kemungkinan kesaksamaan prediksi merabung tajam.

Aku ajak Anda untuk membahas beberapa prediksi terakhir saya guna menguraikan beberapa sendi penting yang saya tetap akan produktif bagi Kamu saat mengira memprediksi perbandingan.

Di antara dugaan yang saya sebut dalam atas, ketelitian soal Atletico saya akui beruntung [karena tendangan Real Madrid berkali-kali hal mistar tiang Atletico]. Meski pun demikian terdapat logika pada belakang dugaan tersebut: Atletico juara walau Real Madrid jauh kian berkualitas. Syarat masa mewartakan ketidakrukunan pemain Madrid secara pelatihnya, Jose Mourinho, serta bahkan ketidakrukunan di antara pemain sendiri.

Dari media ganjil saya menelan kabar jika Ronaldo serta Mourinho pula tidak akur (berita hal hal itu baru terserondok di Nusantara beberapa ruang lalu). Sebagai pelatih saya paham resmi arti keragaman tim di dalam dan pada luar vak dan dampaknya bagi prestasi tim. Sesuatu ini ditambah faktor Falcao yang sedang on fire, yang membuat saya keji memilih Atletico sebagai pemimpin.

Tips antisipasi 1: Pertimbangkan suasana dalam tim, bahkan saat satu buah turnamen berlanjur di mana pemain pantas terus molek tanpa bisa menghindari rekan-rekannya.

Tip dugaan 2: Pertimbangkan kemonceran striker. Saat turnamen berlangsung atau saat sayembara cup, kemonceran striker begitu menentukan. Tatkala pertandingan perkongsian kualitas jangka panjang striker menentukan (bukan kemonceran sesaat), beserta seluruh elemen menjulang lainnya. Tatkala laga cup/turnamen kemonceran striker lebih mengukuhkan, walau kurnia keseluruhan kru juga mesti dipertimbangkan.

Ketika memprediksi kelebihan Belanda 3—0 atas Indonesia saya menentang hati nurani. Secara subjektif hamba membela Nusantara tentunya. Akan tetapi, saat menggunakan kacamata dinamakan objektivitas, aku semua tetap setuju bahwa Belanda jauh di untuk Indonesia. Lalu mengapa bukan memprediksi skor akhir yang lebih mencolok? Pertimbangannya, Belanda tidak akan teralu bersemangat namun Indonesia akan bermain melimpah gairah, jadi akan dapat mereduksi pertikaian kualitas. Jadi, skor tipis atau gede bisa pula diprediksi dengan sound logic — tapi kebenaran skor akhir yang spesifik, yakni 3—0, ialah keberuntungan semata.

Tips antisipasi 3: Hindari membela satu buah tim ketika membuat prediksi. Kita mahir selalu berharap tim tambatan hati kita unggul, tapi tatkala membuat perkiraan tentu pikiran harus diutamakan di atas fanatisme menawan hati.

taruhan bola online Saya tersenyum saat mengatakan di satu buah media masa tentang persamaan-persamaan final Perkongsian Champions tahun ini secara tahun 1997 saat Dortmund menjadi wijaya terakhir kolam. Banyak pembaca saya serius terpancing untuk memprediksi penguasaan Dortmund menurut fakta-fakta tersebut. Mereka terbalik bahwa fakta-fakta tersebut memukau dan benar-benar benar memilikinya, namun tidak memiliki kolerasi apapun secara pertandingan final Liga Champions kali ini. Menghubung-hubungkan sebuah bukti dengan bukti yang lain merupakan salah satu kaca dari sekian banyak ulah fallacy of logic.

Tips prediksi 4: Jangan terperosok para pewarta yang seringkali mengungkapkan hal-hal yang karakternya sebatas entertainment (menarik), namun dijual seakan akan pantas menjadi lingkungan membuat sebuah prediksi pertandingan.

Dalam tulisan yang sama statistik pertandingan antara Dortmund vs Bayern juga dimunculkan lalu bertahun-tahun kincit. Karena sejarah statistik Dortmund memang impresif saat menggulung Bayern, tidak sedikit yang kemudian menilai BVB akan dapat mengalahkan Bayern di kesimpulan Eropa. Hal ini menyimpangan. Mengapa? Sebab statistik zaman «Hindia Belanda» tidak ada hubungannya dengan masa kini. Statistik prolog musim pun tidak mampu dengan begitu saja menjadi tolok ukur. Perkembangan kedua tim mulai pertemuan buncit perlu dipertimbangkan.

Tips prediksi 5: Manfaatkan statistik terkini. Artinya, fokuskan perhatian Dikau pada statistik pertandingan renggangan kedua tim yang paling dekat secara saat ini. Selain itu pertimbangkan pula skor pertandingan (menang/seri/kalah) dan performa permainan (impresif/beruntung/naik-turun/dll.) ke-2 tim secara keseluruhan (melawan siapa saja), untuk kurun waktu akhir-akhir ini selalu.

Karena bayangan saya kadang kala saya munculkan di twitter (@coachtimo), banyak pihak meminta saya menjangka berbagai pertandingan lainnya. Mayoritas saya abaikan atau aku tolak beserta alasan luka paham menyerempet kekuatan ke-2 tim. Kausa saya berikut senafas dengan tips bayangan berikut.

Tips prediksi 6: Jangan bertahu-tahu. Hindari mencoba-coba membuat perkiraan tanpa dilatar belakangi petunjuk dan warta yang cantik mengenai menyunggi atau persatuan tersebut. Jika bukan pakarnya English Premiere League, contohnya, hindari menciptakan prediksi tentang MU vs Chelsea. Aku mustahil sebagai pakar tentang semua persatuan yang siap. Akui aja.

Tips dugaan 7: Kita juga bukan seharusnya meneka setiap festival. Ada waktunya pertandingan benar sulit diprediksi. Analisa Dikau deadlock. Prosentase kemenangan untuk kedua menyunggi menurut Anda 50—50. Pada waktu sudah demi tahan pribadi, hindari mendesak diri menghasilkan prediksi. Beserta demikian prosentase kejituan prediksi anda akan meningkat.

Tetap banyak suara miring lainnya yang bisa dan patut digunakan dalam membuat sebuah bayangan yang berkelas. Karena keterbatasan tempat beta berhenti mencapai berbatas di sini dulu.

Ingat: satu buah prediksi yang berkelas gak melulu ditentukan oleh kebenaran prediksi itu. Sebuah antisipasi yang berkelas, baik betul maupun lengah, seharusnya dinilai dari reason atau poin analisa yang ada dalam belakangnya.